Mudik 2022, Mungkinkah Tanpa Pembatasan?

Mudik 2022 larangan

Mudik 2022 menjadi harapan bagi mayoritas warga supaya dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan keluarga di kampung halaman. Namun pandemi Covid 19 yang belum juga usai, tetap terus membayangi harapan tersebut.

Saya ingat ketika tahun 2020, Pemerintah benar-benar melarang seluruh aktivitas mudik. Bahkan ada seperangkat sanksi bagi ASN, TNI/ POLRI hingga pegawai BUMN dan BUMD nekat menerobos larangan tersebut.

Bacaan Lainnya

Mudik 2022 apakah ada Larangan?

Masyarakat tentu saja mengharapkan pemerintah mengizinkan untuk mereka melaksanakan tradisi mudik. Tidak mengherankan, karena sudah dua tahun terakhir pemerintah melarang aktivitas mudik dengan tujuan untuk menekan angka penularan Covid 19 yang saat itu sedang naik tajam.

Dunia usaha juga meminta agar larangan mudik 2022 ditiadakan. Mereka beranggapan bahwa peristiwa pulang kampung terbesar ini akan menaikkan pertumbuhan ekonomi di daerah dan otomatis akan memberi pengaruh positif bagi perekonomian nasional.

Pemerintah memang belum secara resmi mengeluarkan regulasi tentang pelaksanaan mudik di tahun 2022. Namun beberapa media telah merilis pernyataan-pernyataan pengamat tentang prediksi momen tersebut di tahun 2022.

Detik.com merilis pernyataan Epidemiolog UI, Pandu Riono yang optimistis bahwa aktivitas mudik lebaran pada tahun 2022 ini tidak akan dibatasi.

Pak Pandu mengatakan bahwa kondisi Covid 19 di tahun 2022 sudah lebih baik dibandingkan dengan kondisi tahun 2020 dan 2021. Namun beliau mengingatkan bahwa kita punya dua senjata untuk meminimalisir Covid 10. Pertama vaksinasi dan yang kedua masker.

Lalu CNN Indonesia merilis pernyataan Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra, yang menyatakan bahwa nasib mudik lebaran idulfitri 2022 ini bergantung dari tindakan pemerintah.

Jika pemerintah berhasil menekan angka penyebaran covid 19 maka pada bulan maret akan menjadi akhir lonjakan kasus dan akan melandai sampai dengan April. Dengan begitu ada kesempatan masyarkat untuk melaksanakan tradisi mudik di tahun 2022 ini.

Sedangkan pemerintah sendiri melalui satgas Covid 19 sebenarnya sudah memberikan pernyataan bahwa ada peluang pemerintah tidak menerbitkan larangan mudik idulfitri tahun ini.

Larangan Mudik 2020 dan 2021

Pada tahun 2020 Covid 19 resmi masuk Indonesia dengan pasien 001 covid 19 berasal dari kota Depok Jawa Barat. Saya ingat waktu itu terjadi panic buying. Stok bahan pokok di minimarket-minimarket ludes terjual.

Saya ingat, waktu itu putri saya minta dibelukan roti kesukaannya. Lalu saya ke minimarket dan mendapati semua rak bahan-bahan makanan termasuk roti, kosong tak bersisa. Kelangkaan semakin menjadi-jadi pada bahan dan perlengkapan kesehatan.

Masker hilang dari pasaran, akibatnya harga melonjak.

Pembatasan demi pembatasan resmi berlaku oleh pemerintah hingga berdampak pada aktivitas mudik di tahun 2020 dan 2021.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.