Sejarah MotoGP, Balapan Motor Paling Bergengsi

Sejarah MotoGP

Sejarah MotoGP menjadi hal yang harus kamu ketahui, jika kamu adalah penggemar berat balap motor paling bergengsi di muka bumi ini. Apalagi kompetisi ini akan digelar di Indonesia. Tepatnya di Pertamina Mandalika Circuits.

Sirkuit Mandalika saat ini menjadi buah bibir karena menjadi lokasi balap motor paling dinanti di dunia. Indonesia untuk pertama kalinya akan menggelar salah satu seri motoGP pada tahun 2022 ini.

Bacaan Lainnya

Sirkuit Mandalika memadukan olahraga dan wisata. Tidak heran, karena sirkuit ini tepat di pinggir pantai mandalika yang terkenal itu.

Pada tulisan kali ini saya akan menulis tentang sejarah MotoGP yang pada awal-awal balapan bernama Grand Prix MotorCycle. Saya akan menulis berdasarkan sumber-sumber artikel di internet. Jika ada kesalahan mohon mengoreksinya di kolom komentar.

Sejarah Balapan Kendaraan

Sebelum ke sejarah MotoGP, saya akan memberi tahu kamu, bahwa balapan kendaraan sudah ada sejak lama. Balapan sudah ada bahkan saat mulainya penjualan sepeda pada tahun 1894.

Hingga pada akhirnya pada tahun 1906 ada acara Isle of Man TT atau Isle of Man Tourist Trophy yang merupakan balapan sepeda motor yang berlangsung di pulau Man.

Sejak saat itu hingga akhir Perang Dunia II, sepeda motor, mobil dan kendaraan lainnya melakukan balapan di jalanan, lapangan hingga di trek tanah di seluruh Eropa. Akhirnya pada tahun 1949, event olahraga balap resmi yang sekarang kamu kenal mulai terbentuk.

Sejarah MotoGP Mulai Tahun 1949

Pada tahun 1949, sejarah motogp dimulai. Pada tahun ini organisasi yang menyelenggarakan MotoGP lahir. Organisasi tersebut bernama Federation Internationale de Motocyclisme atau yang terkenal dengan nama FIM.

Kemudian pada tahun ini pula gelaran motoGP untuk pertama kalinya terselenggara. Waktu itu, kompetisi yang masih memiliki nama Grand Prix motorcycle ini terbagi menjadi beberapa kelas balapan, diantaranya kelas 125cc, 250cc, 350cc, dan 500cc.

Selanjutnya, keluar sebagai pemenang adalah mantan pilot pesawat bomber Lancaster berkebangsaan Inggris bernama Leslie Graham. Dia menang pada kelas 500 cc dengan menggunakan mesin buatan AJS. Lalu rekan senegaranya yang bernama Freddie Frith memenangkan podium pertama pada kelas 300cc.

Pada gelaran perdana motogp ini, pihak FIM menempati pulau Man yang sudah terkenal sebagai tempat balapan bergengsi saat itu yang sudah saya singgung di awal tulisan ini yaitu Isle of Man Tourist Trophy.

Dominasi Pabrikan Italia Pada Sejarah Awal MotoGP

Pada dekade awal pergelaran MotoGP, pabrikan asal Italia mendominasi kejuaraan balapan yang kelak menjadi ajang balap paling bergengsi di muka bumi ini. Pada rentang tahun 1950 sampai dengan 1975 atau sepanjang 26 tahun, pabrikan asal Italia total memborong 24 thropy juara dunia.

Sebutlah nama beken MV Agusta dan Gilera membawa Giacomo Agostini, John Surtees, dan Mike Hailwood meraih beberapa kemenangan kejuaraan dunia.

Meski demikian, di kelas lainnya tidak ada dominasi yang berarti dari pabrikan-pabrikan motor. Persaingan sangat ketat. Pabrikan seperti Honda, Suzuki, Norton, dan NSU berhasil memenangkan gelar mereka.

Era Motor 2 Tak pada MotoGP

Ceritanya seperti yang tertulis pada rilis redbull.com, pada tahun 1950 pabrikan Jerman Timur MZ tengah mengembangkan mesin 2 tak. Mesin tersebut memiliki tenaga sebesar 200 BHP, yang kalau dikonversi ke satuan horse power setara dengan 202 HP. Sangat kencang jika dibandingkan dengan motor matic yang beredar di pasar Indonesia saat ini yaitu sekitar 8,8 HP.

Lalu pada sekitar tahun 1961, ada salah satu pembalap Jerman yang sudah terbiasa dan memahami teknologi 2 tak dari pabrikan MZ tadi pindah ke Jepang tepatnya ke tim pabrikan Suzuki. Nah mulai saat itu tim-tim Jepang mulai menggunakan mesin 2 tak dan mulai meraih gelar juara dunia.

Meskipun pabrikan Jepang mulai menunjukkan taringnya, dominasi pabrikan asal Italia masih terus menguasai gelar juara dunia. Hingga tahun 1966, Honda menjadi pabrikan Jepang pertama yang memenangkan Grand Prix 500cc.

Yamaha dan Suzuki juga seolah tidak mau ketinggalan. Kamu tahu, mereka juga mulai mengoleksi kemenangan di kelas-kelas lainnya.

Persaingan semakin ketat. Namun pada tahun 1967 FIM memutuskan bahwa mereka harus mengendalikan kenaikan biaya produksi motor yang mengikuti balapan. Langkah ini membuat marah tim asal Jepang seperti Honda, Suzuki dan Yamaha yang akhirnya meninggalkan balap Grand Prix Motorcycle.

Meski demikian pabrikan Jepang tidak lama meninggalkan kompetisi ini. Bahkan mulai tahun 1975, pabrikan Jepang terus mendominasi gelar juara di ajang ini.

Tahun 2000-an Sejarah MotoGP Dimulai

Dekade tahun 2000-an menjadi tonggak sejarah bagi MotoGP. Pada tahun 2001 Legenda MotoGP, Valentino Rossi untuk pertama kalinya memenangi seri 500cc lalu pada tahun selanjutnya balapan Grand Prix Motorcycle secara resmi berubah menjadi MotoGP.

Perubahan nama ini juga turut mengubah aturan teknis balapan ini. Mesin 4 tak muncul kembali, dan ukuran motor kelas utama MotoGP meningkat menjadi 990cc. Rossi kemudian memenangkan gelar MotoGP selama empat tahun berturut-turut antara 2001 dan 2005.

Pada tahun 2007, aturan kembali berubah. Saat ini aturan yang berubah adalah penurunan kapasitas mesin menjadi maksimal 800 cc.

MotoGP terus berevolusi mengikuti perkembangan zaman. Aturan pun berubah menyesuaikannya. Tidak hanya pada perangkat teknis sepeda motor, namun hingga menyentuh perangkat pendukung seperti software pun tidak luput dari perhatian penyelenggara untuk dibuat aturannya.

Nah demikian adalah sejarah MotoGP dari masa ke masa. Tidak lama lagi kamu juga akan bisa menikmati mereka bertanding di Indonesia, di Sirkuit Mandalika.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.