Yuk Nikmati Makan Mi Godog Jawa Dipatiukur

Mie Godog Jawa Dipatiukur 67

Libur pasca Pemilu 2019 kemarin saya meluncur ke Bandung. Tujuan utamanya adalah melepas penat setelah 2 x 24 jam sibuk menjadi Anggota KPPS. Daripada jadi sakit saya piknik saja ke Bandung. Rute saya kali ini berbeda dengan sebelum-sebelumnya. Saya menghindari pintu tol Cikarang Utama yang macet jaya itu. Ada dua pertimbangan sebenarnya, pertama tentu saja macet parah jelang Cikarang Utama, kedua jika sudah di tol saya akan kesulitan ketika waktu Sholat Jumat tiba. Maka diputuskan melewati jalur bawah, lalu mulai masuk tol ketika sudah sampai di Karawang.

Benar saja, perjalanan relatif lancar, walaupun mungkin lebih jauh, tapi setidaknya tidak membosankan karena mobil terus berjalan. Cuaca saat berangkat sangat bersahabat : berawan. Hujan pun cuma rintik-rintik. Justru cuaca seperti ini yang saya harapkan ketika ke Bandung.

Tidak beberapa lama, saya sudah masuk ke Tol Cipularang melalui Karawang. Oiya di tol Cipularang, hujan deras. Lumayan membuat deg-degan berkendara dengan hujan sederas itu. Saya turun pintu tol Pasir Koja, mau jalan-jalan dulu di alun-alun Bandung.

Setelah dari situ saya kok kepengen makan Mie Godog Jawa di Bandung. Mumpung cuaca juga mendukung. Saya akhirnya menuju jalan Dipatiukur No. 67. Udah cuaca rintik-rintik, jelang magrib lagi. Duh pas banget makan yang berkuah panas macam Mie Godog jawa ini.

Saya dapat tempat ini dari internet. Saya acak aja nyari di google saat ada di alun-alun Bandung tadi. Ngelihat review dan gambar-gambar yang ada di internet, kok rasanya meyakinkan. Saya sebelumnya pernah beberapa kali makan mi godog Jawa di Bandung. Entah dimana saja, saya lupa. Hehehe. Dulu saya makan itu masaknya lama banget, dan sepertinya itu adalah ciri khas mie godog jawa yang ada di seantero Bandung ini.

Saya menyusuri Jalan Dipatiukur mengikuti Google Maps. Saya sempat beberapa kali terkecoh, karena Warung Mie Godog Jawa Dipatiukur ini terletak dipojokan dekat pertigaan. Jadi harus teliti jika mau mengunjunginya. Setelah beberapa kali gagal menemukan, akhirnya saya bisa melihat warung yang mayoritas terdiri dari bahan bambu dan lampu keemasan. Duh kayanya pas masuk bakalan anget. Saya parkir di sebelah warung ini. Untungnya mobil saya kecil jadinya bisa nyusup-nyusup gitu. Gampang parkirnya. Tapi tenang, di sini ada Kang Parkir yang mantab jaya, siap memandu kamu untuk mendapatkan tempat parkir terbaik. Duh.

Setelah parkir cantik saya masuk ke Warungnya. Benar saja, suasana hangat segera menyergap. Pas banget sama suasana di luar yang sedang rintik-rintik hujan. Mantab betul pokoknya. Setelah itu saya pesan Mie Godog istri saya pun. Anak saya sukanya yang Bakmi Goreng. Nah untuk minumnya saya pesan wedang jahe, untuk menambah kehangatan makan malam ini. Setelah itu kami menunggu. Sabar menunggunya lama, karena dimasak di atas tungku yang berbahan bakar arang dan dimasaknya per porsi.

Sambil nunggu saya browsing-browsing. Pas browsing-browsing saya kok kepikiran naik kereta api ketimbang naik mobil macet-macetan ke Bandung. Pas browsing juga saya nemu informasi tentang pegipegi.com. Di situs ini bisa pesan tiket kereta api. Kamu akan dengan mudah membeli tiket kereta api, nggak perlu keluar rumah cukup klak klik aja di HP kamu. Ditambah ada banyak promo yang bisa digunakan. Lalu yang penting lagi adalah pilihan pembayaran Kartu Kredit dan Bank Transfer bakal memudahkan kamu untuk bertransaksi di Pegipegi.com.

Selain memesan tiket, di pegipegi juga bisa melihat jadwal kereta api. Nah sebentar lagi kan lebaran nih. Ya walaupun masih sebulan lagi, tapi kan harus jauh-jauh hari mempersiapkan tiket kereta api lebaran 2019. Zaman sekarang emang serba mudah. Nanti kalau ke Bandung lagi naik kereta api aja kali ya supaya nggak macet-macetan lagi di jalan.

Nah akhirnya Mie godog saya datang. Hmmmm aromanya mantab jaya. Saya minta cabe rawit juga sama Mas Waitersnya. Duh malah makin bikin nafsu untuk makannya. Apalagi lihat asapnya ituh, duh. Nggak pakai lama saya sruput kuahnya dulu. Hmmmm… Enak banget. Gimana ya? Pokoknya enak. Hangat dan rasanya pas. Saya tambahi cabe rawit makin jos rasanya.

Lalu saya coba mienya. Mienya besar-besar dan empuk. Jadi pas banget menemani jalan-jalan di Bandung dengan suasana hujan rintik-rintik gini. Kemudian tak lupa minum Wedang Jahe hangat.

So kamu jangan sampai melewatkan makan Mie Godog Jawa ini ya kalau lagi di Bandung.

2 thoughts on “Yuk Nikmati Makan Mi Godog Jawa Dipatiukur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *