Nasi Pecel Tuban yang Enak, Yuk ke Sini

Nasi Pecel Enak di Tuban

Nasi Pecel Tuban yang enak untuk sarapan jawabannya semuanya enak. Namun saya ingin menceritakan salah satu warung nasi pecel Tuban favorit saya.

Sarapan di Tuban ini enak-enak. Sebut saja nasi pecel, nasi punar, nasi uduk, hingga serabeh dan lain-lain. Kali ini saya bahas salah satunya saja, ya. Yaitu nasi pecel Tuban.

Bacaan Lainnya

Kamu mungkin akan sedikit protes, nasi pecel kan khas Madiun? Iya Madiun punya pecel yang khas, Tuban pun sama, punya nasi pecel Tuban dengan rasa yang khas. Kalau saya sih enak nasi pecel Tuban.

Setiap hari minggu, saya mengajak keluarga untuk sarapan di luar. Hari minggu, keluarga saya punya tradisi bahwa semuanya libur. Termasuk istri libur masak.

Lalu saya mendapatkan informasi tentang nasi pecel Tuban yang ada di Jalan Delima, Perbon, Tuban.

Warung Nasi Pecel Tuban di Perbon

Warung ini sangat strategis tempatnya. Berada enggak jauh dari jalan utama Letda Sucipto. Masuk ke Jalan Delima, sekitar 100 meter ada warung pecel di sebelah kanan jalan.

Nasi pecel Tuban di sini ramai sekali. Antrinya panjang. Orang sampai ada yang duduk di samping-samping warung atau berdiri di sekeliling penjualnya yang sedang sibuk melayani pembeli nasi pecel.

Walaupun antrinya panjang saya lihat kok enggak ada yang beranjak. Biasanya yang seperti ini rasanya enak. Soalnya, pelanggan rela antri untuk mendapatkan nasi pecel tuban ini.

Ya sudah saya akhirnya ikut antri. Waktu itu masih pagi banget.

Sudah jadi kebiasaan di Tuban warung-warung sarapan sudah buka bahkan saat Adzan shubuh belum berkumandang. Nah warung nasi pecel Tuban ini salah satu yang pagi-pagi sudah buka dan sudah ramai.

Warung nasi pecel Tuban ini memiliki tempat yang sederhana. Hanya terdiri dari satu gerobak dan gubug-gubug untuk tempat pelanggan menunggu antrian.

Beberapa pembeli juga makan di tempat. Suasananya enak sekali untuk sarapan. Udara bersih, pemandangan masih relatif hijau dan lalu lalang kendaraan minggu pagi yang masih sangat lengang.

Serunya lagi walaupun banyak yang antri tapi enggak ada yang resek nyalip-nyalip antrian. Jadi tenang.

Setelah beberapa lama dan lama memang, saya akhirnya mendapat giliran. Saya sebutkan pesanan saya tentu saja nasi pecel dengan gorengan-gorengan dan jangan ketinggalan sayur lodeh yang maknyus itu.

Ibunya langsung membuatkan pesanan saya. Dengan cekatan, Ibu penjual nasi pecelnya memasukkan satu persatu unsur dalam nasi pecel pesanan saya.

Oiya favorit saya saat pesan nasi pecel Tuban dimanapun warungnya adalah saya lebih suka dicampur semua. Jadi bumbu-bumbunya akan menyatu sempurna antar satu dengan lainnya.

Setelah itu saya bayar dan pulang. Sebenarnya saya ingin sekali menikmatinya di tempat. Namun saya pikir di rumah sajalah.

Review Rasa Nasi Pecel Tuban di Perbon

Sampai di rumah, saya sudah tidak sabar untuk membuka dan lanjut menikmati. Saya akan melakukan review nasi pecel Tuban ini.

Saat dibuka nasinya masih berasap dengan aromanya yang enak banget.

Lalu ada sayuran kangkung dan lainnya di atas nasi, ada mie gorengnya juga lalu diguyur sambel pecel yang aduhai enak sekali itu. Dan tidak ketinggalan tentu saja kuah lodeh yang kelihatannya enak banget.

Saya punya kebiasaan menikmati nasi pecel enggak pakai sendok, langsung pakai tangan gitu. Entahlah rasanya enak banget kalau makan dengan tangan.

Siapa tim yang makan nasi pecel pakai tanga? Ngacung.

Tapi sabar karena panas. Ditiup-tiup dulu, setelah itu baru masukkan mulut. Rasanya enak banget, gurih, dan ada pedasnya, komposisinya pas.

Rasanya penuh kejutan dimulut, nasinya yang sudah diguyur oleh sambel pecel berasa lembut, ditambah kriuknya gorengan dan enaknya kuah lodeh.

Jangan lupa sayurnya juga enak, direbus dengan pas sehingga teksturnya enak di mulut. Ditambah ada bumbu Mie goreng yang nggak kalah nikmat.

Saya pun dengan cepat menghabiskan nasi pecel yang dibeli dari Perbon ini. Saya nggak tahu nama warungnya, kalau ada yang tahu infoin saya via kolom komentar, ya.

Untuk kamu yang ingin sarapan nasi pecel tuban saya beri rekomendasi warung ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

6 Komentar