Ke Restoran Bandar Jakarta, Jangan Makan Doang!

Bandar Jakarta Ancol
Bandar Jakarta Ancol

Bandar Jakarta, sebuah restoran ternama di kawasan Ancol, Jakarta. Sudah ada cabangnya sih di Summarecon Bekasi misalnya. Tapi entah namanya cabang atau yang lain. Kebetulan kantor lagi ngadain makan-makan se Divisi, dan Boss pengennya ke Bandar Jakarta Ancol ini. Kebetulan ini saya belum pernah makan di restoran keren ini.

Saya berangkat dari kantor saya di Tanah Abang. Ketahuan kan kerjaan saya apa. Gaya pakai istilah divisi, padahal mah nggak jelas. Hahaha. Masuk pintu tol Slipi yang macet-macet gemesin. Setelah masuk, ternyata di dalam tol nggak sehoror di pintu tolnya tadi. Lancar jaya. Terus melaju dan mengambil arah Ancol.

Tidak beberapa lama, mobil bergerak memelan karena sudah sampai di gerbang Ancol. Jangan lupa bayar ya. Setelah bayar kamu akan dapat pass untuk masuk dan keluar. Suasana Ancol yang panasnya sedang malu-malu. Padahal biasanya Ya Allah panasnya. Bergerak perlahan jangan kencang-kencang sambil nikmati suasana. Plang Restoran Bandar Jakarta sudah terlihat.

Pintu Restoran Bandar Jakarta Ancol
Pintu Restoran Bandar Jakarta Ancol

Masuk ke restoran. Suasananya seperti sedang di Betawi. Ya karena ornamen restoran Bandar Jakarta ini bernuansa betawi. Jendela-jendela besar, berwarna hijau, kuning dan putih berjajar rapi. Walaupun sebenarnya restoran ini menampilkan suasana pelabuhan yang dipenuhi kapal, tapi yang muncul malah rumah betawi. Tapi mungkin sebenarnya ini adalah perahu gaya betawi, saya saja yang tidak tahu.

Setelah masuk sudah tersedia tempat-tempat duduk yang terjejer rapi. Di atasnya ada atap yang sekilas mirip layar-layar perahu lengkap dengan tali-tali khas kapal layar. Warna cokelat seperti perahu jaman dulu dan atap-atap berwarna putih seperti layar lengkap menggambarkan suasana bandar yang penuh dengan kapal. Kemudian beberapa temen pesan makan. Menu disini adalah seafood, ya iya namanya saja Bandar Jakarta. Banyak variasi menu seafood bisa kamu pilih.

Sementara temen saya pesan makan, saya jalan-jalan menikmati suasana restoran ini. Di belakang restoran ini adalah laut yang didesain sedemikian rupa sehingga menyerupai sungai besar. Di sebrang restoran adalah cotage Putri Duyung yang bergaya etnik, menambah ciamik pemandangan di restoran ini. Di tambah lagi dengan semilir angin laut yang mendayu-dayu itu. My Lov! Gini amat yak. Lhoh jadi kebawa ngomong betawi. Haha.

Dermaga Bandar Jakarta
Dermaga Bandar Jakarta

Nah untuk menambah syahdu suasana laut, tepat di belakang restoran Bandar Jakarta ada dermaga yang memanjang sepanjang restoran ini. Dermaga ini bisa menjadi sarana untuk menikmati suasana laut. Kamu bisa berdiri di pinggir Dermaga kemudian pose menghadap laut, lalu difoto deh. Bisa juga kalau mau bikin video slowmo atau rewind. Saya tahu istilah dua teknik video itu ya barusan, karena dimintain tolong temen untuk bikin video gituan. Duh Dek!

Dermaga yang ada di belakang restoran Bandara Jakarta panjang kok. Kamu bakal puas menyusurinya. Enggak berasa sampai makanan sampai di meja semua. Saya menuju meja makan dan mulai menikmati makan siang saya bersama kawan-kawan satu divisi yang ehem-ehem ini.

Setelah makan selesai, saya beranjak dari tempat duduk dan mencari Mushala untuk sembahyang Dhuhur. Setelah clingak-clinguk ketemu juga Mushalanya. Mushalanya terletak di lantai ke-2. Saya ambil wudlu di lantai ke-1, kemudian saya naik. Pas sampai di lantai 2, pemandangannya keren! Kita sembahyang langsung menghadap laut. Dikawani hembusan angin laut yang semilir menambah khusyuk orang yang bersimpuh di hadapan Allah.

Setelah itu saya selesai sembahyang, saya turun dan bergabung kembali dengan kawan-kawan yang ternyata sedang asyik bernyanyi-nyanyi ria. Karena saya ndak suka nyanyi yaudah nulis blog ini saja.

Tulisan ini menarik? Dukung kami untuk selalu memberikan konten yang menarik dengan terus membaca tulisan di Blog ini dan klik Daftar isi untuk membaca tulisan menarik lainnya.

8 thoughts on “Ke Restoran Bandar Jakarta, Jangan Makan Doang!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *