Musim Kompetisi Voli

Voli
Sumber : http://salam-patuk.desa.id

Gelap malam sudah mulai menyapa, terdengar sahut-sahutan suara adzan di desa yang baru saja diguyur hujan tipis yang malah menimbulkan hawa gerah. Para jamaah sudah berbondong meninggalkan langgar saat Pak Kiai masih dengan khusyuk memimpin doa bersama ditemani suara berisik kipas angin tua diatas pengimaman.

Entah fenomena apa ini, dulu tidak ada yang berani meninggalkan langgar sebelum Pak Kiai membalikkan badan pertanda doa telah usai. Mungkin bagi para generasi muda terdidik di desa ini, doa setelah Sholat itu tidak penting-penting amat dan bahkan ada yang beranggapan tidak sesuai dengan Sunnah. Tentu sebatas Sunnah yang mereka pahami.

Selesai bersalaman dengan para Jamaah, Kang Di dan Kang Pri seperti biasa duduk-duduk di selasar langgar menunggu waktu Sembahyang Isyak. Bagi mereka makan malam dengan keluarga seperti orang kota itu ndak penting. Berbeda dengan jamaah yang tadi meninggalkan doa Pak Kiai.

“Gimana Kang njago mana sampeyan di pertandingan malam ini?” Tanya Kang Di membuka obrolan di teras langgar.

“Saya ndukung yang menang saja, Kang.” Jawab Kang Pri, yang memang kurang hobby bola Voli.

“Ah, sampeyan itu lho. Masak daridulu ndak suka Voli ndak sembuh-sembuh.” Kata Kang Di meledek.

Kang Pri memasukkan tangannya ke saku seperti mencari sesuatu. Dengan sigap sebatang kretek sudah ditangannya dan sudah siap dinyalakan dengan korek api yang sumbunya dari kapuk.

“Kang koreknya sampeyan kok masih ada, kaya gini masih ada yang jual ndak, Kang? Terus kalau batunya habis beli dimana? Emang masih ada yang jual?” Kang Di memberondong pertanyaan ke Kang Pri.

“Hahaha… Sebenarnya ini sudah mau tak buang, Ha piye bukan batunya yang susah nyarinya tapi bensinnya. Ha mosok korek doang tak isi pertamax, Kang.” Jawab Kang Pri dengan tertawa.

Giliran Kang Di sekarang yang merogoh-rogoh sakunya dan mengambil Handphone Cina yang dia miliki. Buka facebook dan lalu terlihat senyum-senyum sendiri.

“Kenapa, Kang, kok senyum-senyum sendiri?” Tanya Kang Di penasaran.

“Ini Kang supporter-supporter ini lucu, ada yang bikin meme, ada yang bikin slogan-slogan. Pasti seru ini nanti.” Jawab Kang Di antusias.

“Nanti berangkat naik kol tepak, Kang? Atau naik apa?” Tanya Kang Pri.

“Hadoh, Kang. Siapa jaman sekarang yang punya Kol Tepak. Nanti mau diantar sama Mas siapa itu pakai Elf. Katanya Elfnya dari Siwalan Trans toh opo gitu namanya.” Jawab Kang Di menjelaskan.

Cuaca semakin gerah, Kang Pri mencopot kaos yang bermerk keramik dan Kang Di nggak mau ketinggalan dengan hanya menyisakan sarung saja sebagai bawahannya. Di sela obrolan, kadang mereka seperti kaget sambil mengibaskan sarungnya karena ada bara rokok yang rontok. Kalau kena sarung bisa bolong.

“Kang sampeyan gitu gimana dapetin tiketnya?” Tanya Kang Pri.

“Sudah ada yang koordinir, Kang. Kita tinggal titip saja sama koordinatornya.” Jawab Kang Di.

“Nah, ngomong-ngomong soal tiket nih, Kang. Saya punya masalah. Anak saya yang paling besar itu kok minta belikan tiket konsernya band opo gitu. Katanya belinya online gitu, emang bisa ya, Kang?” Tanya Kang Pri.

“O bisa, aku pernah dikasih tahu sama anakku, katanya bisa lewat Tokopedia.” Jawab Kang Di.

“Tokopedia itu dimana, Kang? Jauh ndak tempatnya?” Tanya Kang Pri.

“Hapiye tho, Kang. Tokopedia itu toko online bisa dibuka lewat handphone, ndak perlu dateng ke tokonya langsung.” Jawab Kang Di.

“Terus gimana caranya?” Tanya Kang Pri sambil mendekat ke HP Kang Di.

“Begini caranya. Kalau anak sampeyan mau Cari Tiket Konser Online bisa klik link https://www.tokopedia.com/events/ terus ikuti petunjuknya. Ndak hanya konser, ada juga olahraga seperti Voli, Sepak Bola, Basket dan lain-lain. ” Jawab Kang Di sambil menunjukkan layar HP-nya ke Kang Pri.

“Terus kan anak saya sekalian mau naik kereta soalnya kan jauh tempat konsernya. Apa bisa beli tiket kereta di Tokopedia kaya tiket konser tadi?” Tanya Kang Pri.

“Yo pasti bisa, kalau tadi klik alamat ini, kalau mau Tiket kereta api promo termurah tinggal klik link https://tiket.tokopedia.com/kereta-api/ dan seperti sebelumnya ikuti petunjuk selanjutnya.” Jelas Kang Di.

Kang Pri manggut-manggut pertanda penjelasan Kang Di sudah sangat jelas. Lalu sambil membenahi silanya Kang Pri mulai menyalakan kretek keduanya setelah yang sebelumnya habis.

“Di Kabupaten ini memang gudangnya Voli, Kang. Dari kita kecil dulu, pertandingan bola Voli selalu lebih banyak menyedot penonton dibandingkan olahraga lainnya. Lihat saja itu setiap pertandingan tiketnya ludes diborong.” Kata Kang Di panjang lebar menjelaskan kondisi Bola Voli di Kabupaten tempat mereka tinggal.

“Iya, Kang. Saya lihat hampir setiap tahun menjamur kompetisi-kompetisi Voli digelar. Mulai dari Ormas, Karang Taruna, bahkan Pemerintah dari berbagai tingkatan juga sering menggelar kompetisi bola Voli.” Kata Kang Pri menyetujui pendapat Kang Di.

Sesudah itu mereka berdua terdiam sambil menatap kosong ke langit-langit langgar. Sampai akhirnya Kang Lihin adzan. Mereka berdua dengan sigap bangun dari duduknya dan ke belakang Langgar mengambil Wudlu. Semoga nanti pertandingan Voli damai dan akan memajukan olahraga di Indonesia.

Mau Tau Pranatacara Penganten Jawa? Kunjungi Blog Kak Towo

Blog Kak Towo

Kamu penasaran dengan segala sesuatu yang berkaitan dengan pranatacara penganten Jawa yang bahasanya susah-susah gimana gitu. Kamu baiknya segera meluncur ke Blog Kak Towo. Blogger Tuban ini selain seorang Blogger juga seorang MC penganten. Untuk kemampuan bahasa jawa alusnya jangan ditanya.

Kak Towo yang juga seorang punggawa pendidikan di Madrasah Aliyah Salafiyah Merakurak ini adalah salah satu anggota group WA Blogger Tuban. Semangat beliau untuk belajar ngeblog patut diacungi jempol, hebat betul. Beliau tidak sungkan bertanya tentang teknis ngeblog. Bahkan beberapa kali konsultasi soal pengembangan website sekolah.

Melalui blognya Kak Towo sepertinya ingin membagikan kepada generasi muda tentang “mudahnya” berbahasa jawa yang baik dan benar. Banyak narasi yang biasanya digunakan oleh MC penganten Jawa dapat dengan mudah ditemukan di blog Kak Towo ini. Buat kamu yang sedang belajar atau punya minat di dunia MC penganten bisa mengunjungi blog yang keren betul ini.

Selain untuk yang mau belajar Ngemsi, kamu juga bisa temukan MC keren untuk acara nikahanmu kelak. Untuk yang jomblo jangan baper, walaupun di Blognya Kak Towo ndak menawarkan jasa biro jodoh, tapi sepertinya ndak salah-salah amat kalau kamu minta tolong buat dicariin jodoh sama Kak Towo.

Tenang melihat tulisan-tulisan Kak Towo di Blognya sepertinya nggak mengecewakan kok selera Kak Towo untuk urusan jodoh. Siapa tau kamu dapet yang minimal bisa ngemsi bahasa Jawa kaya Kak Towo, greges betul kalau kamu digombalin pake bahasa Jawa baku gitu. Saya sih hanya bisa bayangin, mau nulis juga gak bisa. Ah apa ini di bio twitter ngakunya laki-laki Jawa tapi ndak njawani.

Saya rasa gimanapun Kak Towo tetaplah manusia yang ada khilafnya. Selain beberapa kelebihan blognya, Kak Towo masih punya kekurangan. Diantaranya konsistensi untuk ngeblog kemudian beliau juga terdapat kekurangan dalam menyusun kalimat. Sebagai MC seharusnya Kak Towo mampu meramu kata dengan lebih ciamik lagi dalam penulisan blognya. Saran saya sih pas ngeblog bayangin aja sedang ngemsi supaya kata-katanya mengalun indah.

Nggak terasa sudah 300 kata saya cuap-cuap. Kak Towo semoga sukses!

Cerita Pindahan Rumah dengan Go Box

Go Box

Alhamdulillah, walaupun masih seadanya dan sederhana, saya berhasil memiliki rumah. Akhirnya jadi alumni kontraktor, hehehe. Saya tinggal dan bekerja di Jakarta sudah hampir delapan tahun. Ya ternyata sudah lama saya di Jakarta. Selama 8 tahun itu saya ngekos dan terakhir ngontrak karena sudah keluarga. Nah masalah besar bagi saya saat pindahan itu adalah pengangkutan barang.

Jangan salah, saya dulu ngekos, kamar saya cuma seukuran 3 x 2,5 meter, tapi ternyata barangnya banyak. Saya butuh waktu hampir 3 hari untuk memindahkan ke kontrakan saya menggunakan motor. Saya ngontrak di rumah petak. Bukan rumah petak yang kamarnya nggak ada pintunya sih. Ini ada kamarnya yang benar-benar kamar, kemudian ruang tamu kecil, kamar mandi dan dapur. Dengan kontrakan kaya gitu, udah pasti barangnya lebih banyak ketimbang kosan saya sebelumnya.

Berhari-hari sebelum saya pindahan ke rumah baru, pikiran saya selalu bingung mikirin gimana caranya ngangkut barang segitu banyak dengan berbagai jenis itu. Saya tanya kawan-kawan saya. Mereka banyak yang menyarankan menggunakan Go Box. Awalnya saya mau langsung kontak pemilik truk, tapi urung saya lakukan. Sehari sebelum hari H, saya putuskan install aplikasi Go Jek. Lho kok Go-jek? Ya iya kan Go Box ini satu grup sama Gojek.

Saya pesan pagi untuk jam 11 siang. Ini kerennya Go Box bisa dipesan jauh-jauh hari sebelum pindahan dilakukan. Saran saya juga, mending pesen jauh-jauh hari untuk jaga-jaga dan lebih baik persiapannya matang kan? Jangan lupa pesan tenaga untuk angkat-angkatnya juga. Kecuali kalau kamu kuat ya ndak usah pesan tukang angkat-angkatnya. Di Gobox bisa juga pesan itu dan harganya pun murah, pas saya waktu itu cuma 75 ribu / orang. Oiya lupa kamu isikan ya kira-kira barang apa aja yang akan diangkut. Ini akan memudahkan driver untuk membawa peralatan dan persiapan teknik pengangkatannya.

Setelah pesan, saya berbenah barang-barang. Mengemasi yang belum dikemasi. Jangan lupa lepas AC dan kawan-kawannya. Kalau enggak bisa ya minta bantuan sama tetangga. Makanya yang baik sama tetangga supaya dibantuin pas butuh. Hehehe. Ternyata jam 10.00 WIB turun hujan yang cukup lebat. Ya Allah… Untung saya sudah bilang ke drivernya bawa terpal. Sampai jam 11.00 belum juga reda. Drivernya juga belum muncul, karena memang percuma juga datang, enggak akan bisa naikin barangnya ke Truk.

Jam 12.00, hujan mulai reda dan drivernya sudah telpon saya untuk menuju rumah saya. Sambil menunggu saya Sembahyang Dhuhur dulu. Setelah beberapa saat menunggu, datanglah truk engkel yang saya pesan. Duh saya deg-degan. Akhirnya saya pindah juga dari kontrakan. Saya bilang sama Drivernya minta yang berat-berat dulu yang dimasukkan. Jadilah itu Kasur, Lemari, Kulkas, Meja dapur dan lain-lain masuk semua. Dilanjutkan dengan dus pakaian, mainannya anak saya masuk. Terakhir motor dan sepeda. Semua pas dan terangkut semua. Nah ini enaknya kalau ngasih tau detail barang kita ke Drivernya. Setelah itu saya sempatkan berdoa, semoga ditempat yang baru saya dan keluarga mendapatkan rahmat dari Allah.

Ini momen paling sedih sih. Teringat perjuangan saya menemukan kontrakan ini. Nyari kontrakan sama susahnya dengan nyari rumah, gampang-gampang susah. Sampai pada suatu hari saya putus asa, kemudian ada temen telpon dan tiba-tiba menawarkan kontrakan keren ini ke saya. Pada hari itu juga saya lihat dan saya yakin ini kontrakan yang saya cari. Sayapun ketemu dengan pemilik kontrakannya dan mulai memindahkan barang dari kosan saya yang lama. Terakhir ya saya boyong keluarga kecil saya ke Ibu Kota. Duh jadi sedih.

Perjalanan Truk pun dimulai. Menyusuri jalanan Jakarta yang kalau sore hari macet parah itu, truk secara pelan namun pasti membelah jalanan. Setelah menempuh perjalanan jauh, akhirnya saya sampai di rumah baru saya. Tukang angkat yang ikut dalam truk saya tadi pun dengan cekatan membongkar dan menurunkan muatan dalam truk dan memasukkan ke dalam rumah saya. Mereka kaya udah profesional banget. Jadi jangan khawatir dengan barang-barang yang diangkut.

Setelah selesai, saya bayar sesuai dengan harga yang tercantum di dalam aplikasi. Truk pergi dan sayapun harus memulai hidup baru di rumah mungil ini. Semoga Allah memberkahi kami. Amiin.

Jika bermanfaat silakan anda bagikan tulisan ini dan kami juga memiliki koleksi tulisan yang menarik lainnya, silakan klik Daftar Isi untuk melihat daftar tulisan kami. Selamat membaca! 🙂

Bingungnya Kang Di Pilih Asuransi Jiwa

Asuransi
Asuransi

Magrib selesai, sore ini suasana Langgar agak berbeda, biasanya rame sama anak-anak yang ngaji, malam ini sepi. Mungkin karena hujan deras yang seharian mengguyur desa. Kang Di dan Kang Pri pun tadi agak telat juga untuk datang ke Langgar. Padahal biasanya mereka yang paling awal sampai di Langgar. Nah diiringi dengan rintik-rintik gerimis yang membuat ramai suara atap Langgar yang terbuat dari seng ini, Kang Di dan Kang Pri seperti biasa ngobrol-ngobrol.

“Gimana Kang kemarin panen padinya?” Tanya Kang Pri membuka percakapan sambil membuka pecinya dan meletakkannya dilantai.

“Alhamdulillah, Kang, walaupun sempat diterjang banjir dan sempat banyak juga yang rubuh, tapi lumayan hasilnya” Jawab Kang Di tersenyum.

“Ya, semoga tahun depan tidak ada banjir lagi seperti yang dijanjikan Pak Bupati tempo hari” Kang Pri melanjutkan.

“Amiin…, Eh Kang dengan keadaan ekonomi yang seperti ini, saya kok jadi mikir ya, enak mungkin ya kalau ada yang menjamin jiwa saya” Kata Kang Di menerawang.

“Maksudnya asuransi jiwa gitu, Kang”? Tanya Kang Pri.

“Iya, Kang jadi misalnya kalau terjadi apa-apa dengan saya, saya masih bisa mendapatkan manfaat gitu, untuk keberlangsungan hidup saya” Jelas Kang Di.

“Iya sih, Kang. Saya juga kadang mikir. Saya kan tulang punggung keluarga. Ya minimal saat saya kena apa-apa ada yang menjamin, walaupun bersifat sementara” Kata Kang Pri.

“Kira-kira gimana ya Kang caranya ikut asuransi gitu?” Tanya Kang Di.

“Sek bentar, saya kemarin dikasih tahu sama temennya anak saya, katanya ada beberapa perusahaan asuransi yang bisa dipilih sesuai dengan kebutuhan kita. Tapi sepertinya Astra Life lebih cocok Kang buat kita.” Kata Kang Pri.

“Wah apa itu Astra Life Kang?” Tanya Kang Di antusias.

Kang Pri beranjak dari duduknya, kemudian merogoh sakunya dan mengeluarkan gawai pintar barunya.

“Wah baru nih, Kang?” Tanya Kang Di.

“Alhamdulillah, panen kemarin ini, saya belikan ini, supaya saya bisa update harga pertanian” Jelas Kang Pri.

“Oke, Kang kembali lagi ke Astra Life, gimana tadi Kang?” Tanya Kang Di lagi.

“Kita buka websitenya saja kang, kita ketik astralife.co.id dan keluar deh website resminya” Kata Kang Pri sambil menunjukkan gawai pintarnya ke Kang Di.

“Nih, Kang websitenya, di websitenya ada info mengenai produk-produk asuransi jiwa dan asuransi lainnya.” Jelas Kang Pri lagi.

“Apa saja itu, Kang?” Tanya Kang Di.

“Nih ada Produk individu yang meliputi Produk Invidu dan Employee Benefit. Untuk yang produk invidu dibagi lagi menjadi dua yaitu Investasi & Proteksi dan Perlindungan. Kayanya sampeyan cocok pakai yang perlindungan ini, Kang” Kata Kang Pri menjelaskan.

“Emm… mana-mana Kang? Emang apa saja manfaat yang saya dapatkan kalau ikut yang perlindungan?” Tanya Kang Di.

“Nih, Kang di websitenya bilang kalau kita ikut misalnya Sinatra Proteksiku, kita mendapatkan manfaat Pembayaran Santunan sebesar Rp 6.000.000,- (enam juta rupiah) secara sekaligus kepada penerima manfaat saat peserta asuransi meninggal dunia akibat kecelakaan dalam masa kepesertaan dalam kurun waktu 90 (sembilan puluh) hari sejak terjadinya kecelakaan.” Kang Pri.

“Terus apalagi, Kang?” Tanya Kang Di.

“Ada lagi yaitu Pembayaran Santunan Tunai Harian Rawat Inap sebesar Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) per htari, maksimal 30 (iga puluh hari) per tahun kepesertaan jika rawat inap terjadi dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak terjadinya kecelakaan. Terakhir kita akan mendapatkan Pembayaran Santunan Tunai Darurat Rawat Jalan di Rumah Sakit akibat Kecelakaan sebesar Rp 100.000,- (seratus ribu rupiah) sebanyak 1 (satu) kali tahun Kepesertaan dalam kurun waktu 24 (dua puluh empat) jam hari sejak terjadinya kecelakaan.” Kang Pri menjelaskan panjang lebar.

“Wah lumayan juga ya Kang? Terus apa lagi Kang?” Tanya Kang Di.

“Udah, Kang sampeyan buka saja di rumah, website astralife.co.id terus sampeyan renungkan, mana yang pas.” Kata Kang Pri.

“Oke, Kang. Yuk Kang Rohim sudah Adzan itu” Kata Kang Di mengakhiri percakapan.

Futuready, Cerdas Memilih Asuransi Anda

www.futuready.com
www.futuready.com

Ah capek banget, kantor lagi imut-imutnya alias nggemesin kerjaannya banyak banget. Ditambah hari ini adalah hari terakhir sebelum libur panjang. Ya bener. Macet parah! Jalanan Jakarta hari ini emang manja banget, maunya saya nempel terus sama dia, nggak boleh gerak kemana-mana. Oke sekarang kita bahas soal situs keren yang punya tagline Cerdas Mempersiapkan Masa Depan Anda. Situs apa sih kok bahas-bahas masa depan? Jangan-jangan situs cari jodoh? Bukan ini adalah www.futuready.com.

Pertama kali buka situs ini, saya langsung “Wow” seger nih situs, warnanya dominasi biru segar. Gimana ya biru segar itu? ya pokoknya segar deh. Oke kita langsung klik Tentang Futuready. Pada laman tentang Futuready kita langsung ditunjukkan bahwa Futuready merupakan broker Asuransi pertama yang memegang lisensi dari OJK atau Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia dengan nomor KEP-518/NB.1/2015 yang diterbitkan pada tanggal 18 Juni 2015.

Oiya, Futuready ini merupakan bagian dari AEGON yang merupakan salah satu perusahaan asuransi terbaik dunia yang berbasis di Den Haag Belanda sana. Ah kapan saya bisa ke Belanda? hehehe. Visinya apa sih nih perusahaan? Visi dari Futuready adalah Memajukan penetrasi asuransi di Indonesia dengan memberikan konsultasi serta akses yang lebih mudah ke produk-produk asuransi. Apakah visi tersebut sudah tergambar dalam situs Futuready yaitu www.futuready.com? Nanti kita bahas.

Nah tahu dong, broker ini sudah masuk ke berbagai lini, yang paling terkenal tentu broker tiket. Tiket pesawat atau tiket yang lain dapat dibandingkan dan didapatkan melalui situs-situs broker. Hotelpun saat ini sudah banyak banget jasa broker onlinenya. Saya sebagai konsumen tentu senang jika ada situs yang secara gamblang memberikan informasi serta perbandingan suatu produk.

Asuransi juga tidak ketinggalan. Ada banyak sebenernya situs-situs broker asuransi, yang salah satunya pernah saya bahas di blog ini juga. Sekarang saya akan bahas mengenai fitur situs Futuready. Futuready memiliki sejumlah fitur utama. Pertama tentu menu untuk mengetahui futuready itu apa. Kemudian lanjut fitur Cari Produk Asuransi, Konten yang berisi artikel-artikel bermanfaat mengenai perencanaan masa depan.

Saya bahas yang mendalam mengenai jasa broker asuransinya dulu ya. Pada situs tersebut ada menu cari produk asuransi. Jika saya klik, maka akan muncul dua sub menu yaitu Asuransi Kesehatan dan Asuransi Kecelakaan. Pertama saya coba buka Asuransi Kesehatan. Setelah saya klik muncul beberapa produk asuransi dengan tiga poin perbandingan. Perbandingan pertama adalah Premi Termurah, kedua Produk Terbaru, dan yang terakhir Limit Klaim tertinggi.

Masing-masing produk asuransi akan dijabarkan informasi detailnya dengan mengklik menu detail di sebelah kanan. Detail memuat deskripsi, Syarat dan Ketentuan, Informasi Penting, Pengecualian Klaim, Syarat Klaim dan Detil Manfaat. Saya rasa sudah cukup informatif ya. Sudah lengkap keterangan-keterangan yang disediakan oleh situs keren ini. Setelah kita yakin asuransi kesehatan mana yang paling pas sama kita ya tinggal pesan saja melalui situs ini. Tuh beli asuransi sudah semudah update status tinggal klak-klik sana-sini jadi.

Untuk asuransi kecelakaan ya sama persis dengan asuransi kesehatan. Disana terdapat detil dan menu pesan yang dapat digunakan oleh pencari asuransi. Menariknya lagi situs ini juga menyediakan semacam wikipedia dalam dunia asuransi yang bernama Futurepedia. Futurepedia berisi tentang pengertian istilah-istilah yang terdapat dalam asuransi dan disajikan dengan bahasa sehari-hari. Selain itu ada Futurexpert yang berisi artikel tanya jawab dengan ahli terpercaya di bidang masing-masing, dan ada juga lho fitur Futureators yang menyedian simulasi tentang kebutuhan anda.

Nah gimana? gampang kan kalau mau beli asuransi?.

AIA, Solusi Lengkap Keuangan Anda

AIA Financial Indonesia
AIA Financial Indonesia

Seperti postingan sebelumnya, saya kali ini akan membahas asuransi kembali. Dengan keadaan ekonomi yang sekarang ini, rasanya kok susah banget kalau kita nggak memproteksi diri dengan asuransi. Banyak banget perusahaan asuransi dengan berbagai macam produknya. Mereka semua berlomba-lomba untuk memberi layanan asuransi terbaik.

Salah satu perusahaan asuransi yang tidak mau ketinggalan dalam dunia perasuransian Nusantara adalah AIA Financial Indonesia. Keterangan soal AIA Financial Indonesia sebenernya sudah lengkap ada di aia-financial.co.id. AIA adalah sebuah perusahaan dengan reputasi Internasional. AIA hadir di Indonesia dan sudah terdaftar serta diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). AIA di Indonesia adalah anak usaha dari AIA Group yang memiliki berbagai layanan Asuransi.

Menurut Website resminya yaitu aia-financial.co.id, berdasarkan Laporan Kinerja Tahunan Asuransi Jiwa Indonesia 2014, AIA menempati peringkat kedua perusahaan asuransi jiwa di Indonesia dalam hal Total Weighted Premium Income (TWPI) dengan pangsa pasar 10,3 persen. TWPI AIA tahun 2014 bertumbuh sebesar 23 persen dari tahun sebelumnya menjadi  Rp 8,1 triliun.

AIA juga tercatat sebagai tiga besar perusahaan asuransi jiwa di Indonesia untuk perolehan New Business Total Weighted Premium Income (NBTWPI) dengan pangsa pasar 8,5 persen. AIA mencatat pertumbuhan NBTWPI sebesar 10 persen menjadi Rp2,3 triliun di 2014. Nah keren kan? Sekarang kita bahas produknya satu persatu yuk. Ya tentu masih berdasarkan data yang disajikan di website resminya tadi.

Pertama Produk untuk Proteksi Jiwa. Saya pas buka, ternyata banyak banget produk yang berkaitan dengan proteksi jiwa ini. Ada misalnya AIA Lfie Secure yang memberikan proteksi jiwa sekaligus sebagai produk investasi. Satu hal yang kita perlukan dalam menghadapi dinamika hidup adalah kepastian, khususnya dalam hal kepastian finansial. Kita perlu menyiapkan diri dari segala kemungkinan yang dapat terjadi dalam hidup. AIA Life Secure hadir memberikan solusi untuk memastikan kita melangkah dalam setiap perjalanan hidup dengan penuh kepastian dan keyakinan. Kemudian banyak lagi produk AIA yang berkaitan dengan Proteksi Jiwa.

Kedua adalah Produk untuk Perlindungan Kesehatan. Kita memang tidak berharap sakit, namun tidak ada salahnya kita mempersiapkan dana untuk jaga-jaga jika kita sakit. Nah AIA juga banyak menawarkan produk yang berkaitan dengan perlindungan Kesehatan. Salah satu produknya adalah Premier Hospital & Surgical.

Untuk masalah kesehatan, sulit rasanya untuk kita berkompromi, apalagi untuk mereka yang kita cintai. Premier H&S memberikan perlindungan medis sesuai dengan standar internasional yang komprehensif untuk menanggulangi pembiayaan rawat inap dan perawatan kesehatan lainnya dengan opsi cakupan lokasi yang luas untuk kita dan mereka yang kita sayangi.  Nah keren dong, dan seperti sebelumnya masih banyak lagi produk perlindungan kesehatan yang ditawarkan AIA.

Ketiga, Oke kita sudah bahas soal perlindungan kesehatan. Lagi-lagi kita tidak ingin sakit apalagi sakit yang parah sampai menimbulkan risiko yang fatal. Naudzubillah semoga kita tidak mengalami sakit yang kritis. AIA memberikan perlindungan bagi penderita sakit yang kritis. Produknya salah satunya adalah Comprehensive Critical Cover Additional.

Saat kita berharap untuk hidup sehat dan berumur panjang, selalu ada cara terbaik untuk mempersiapkan apapun yang akan terjadi, bahkan kejadian tragis seperti penyakit kritis. Dengan C3 Additional, Anda akan mendapatkan dukungan finansial saat menjalani proses pemulihan dari penyakit kritis sehingga Anda dan orang yang Anda cintai dapat lebih fokus kepada proses pemulihan Anda.

Nah cukup tiga saja yang saya bahas. Kalau mau tahu lebih lengkapnya silakan kunjungi website resmi AIA Financial Indonesia.