Pantai Pasir Putih Remen, Tempat Piknik Keren di Kabupaten Tuban

Pantai Pasir Putih Remen
Pantai Pasir Putih Remen

Pantai Pasir Putih Remen adalah tempat wisata hit di Kota Tuban. Wisata ini tidak jauh dari pusat kota Tuban.

Tuban, apa yang kamu pikirkan ketika mendengar nama Kabupaten yang didirikan oleh Adipati Ronggolawe ini? Yap betul! Pantai. Kamu nggak sendirian ketika menyebut Tuban lalu kepikiran pantai, sejak zaman Majapahit bahkan Singosari, Tuban sudah dikenal sebagai kota bandar yang sibuk. Ya kita tau, syarat kota bandar ya punya pantai yang representatif untuk menambatkan kapal-kapal dagang.

Read More

Kemarin saya untuk kesekian kalinya berkesempatan mudik ke Tuban, tanah kelahiran nan elok. Saya mudik bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, yang mana saya diperintahkan oleh kantor untuk mengikuti upacara di tempat yang menyelenggarakan upacara terdekat dengan tempat mudik. Jadilah saya upacara di daerah Jenu, karena kebetulan ada anak usaha kantor yang menyelenggarakan upacara di sana.

Ternyata tempat upacara saya ini jalannya searah sama Pantai Pasir Putih Remen.

Beberapa hari kemudian lebaran lalu libur lebaran tiba. Saya start mobil dan berangkat ke Pantai Pasir Putih Remen. Tenang aja, tempat ini sudah ada di list google map, jangan lupa set tujuan di google maps. Tapi kalau mau coba bisa aja matiin google map, lalu rasakan kearifan lokal orang Tuban. Orangnya ramah-ramah, ndak bakal bikin kamu kesasar ketika bertanya arah ke mereka. Oiya jangan lupa, jendela mobil dibuka sedikit dan AC mobil dimatikan, rasakan segarnya udara Tuban, meski kadang panas, tapi panasnya segar.

Saya menuju ke arah kecamatan Jenu, kecamatan ini dilintasi oleh Jalan Besar Pantura. Lalu saya belok ke arah desa Mentoso. Pantai Pasir Putih Remen ini sebenarnya berada di Desa Remen, namun untuk menuju ke ke pantai ini melewati jalan desa Mentoso. Tenang ada jalannya lurus saja kok, nunggu instruksi Google Maps.

Tidak beberapa lama saya sampai di gerbang Desa Remen. Tidak lama saya bertemu plang petunjuk ke Pantai Pasir Putih Remen. Setelah itu ketemu pohon besar di tengah jalan. Maksudnya pohon itu kaya jadi pembatas jalan gitu. Lalu ada semacam tempat penarikan karcis gitu. Waktu itu saya dikenai Rp 15.000,-.

Pas masuk awalnya saya bingung, karena ada semacam danau yang dikelilingi pohon cemara. Terus saya masuk dan memarkirkan kendaraan saya di dekat bibir pantai. Tapi saya sarankan jangan terlalu dekat ya yang bawa mobil takut bannya amblas di pasir, lumayan susah nanti angkatnya.

Setelah itu saya keluar mobil dan ternyata emang keren banget pantainya. Airnya jernih dan pasirnya emang beneran putih.

Ini berbeda dengan pantai-pantai yang ada di Kabupaten Tuban yang umumnya berpasir kecokelatan. Terus di sini masih ada batu-batu laut warna-warni kecil-kecil gitu. Saya langsung menuju ke pantainya main air, hehehe.

Saya sarankan bawa tiker sih, supaya lebih nyaman maennya. Terus saya sarankan juga datangnya pagi atau sore, supaya menghindari panas. Saya nyemplung. Dan jujur ini pertama kalinya saya tertarik nyemplung di pantai Tuban. Biasanya saya hanya duduk-duduk di pinggir pantai menikmati ombak yang berkejar-kejaran. Tapi kali ini saya tergoda sama jernihnya air laut di hadapan saya.

Di pantai ini ada yang khas yaitu ada semacam danau di pinggir pantai. Danau ini di kelilingi pohon cemara. Bagus sebenarnya. Cuma pas saya ke sana sepertinya sedang surut danaunya jadinya kurang menarik untuj dikunjungi. Yawes saya lanjutkan aja maen air sambil ngumpulin batu kecil-kecil yanh warna-warni tadi.

Tips :

  1. Bawa tikar.
  2. Bawa ganti khususnya anak-anak.
  3. Jangan parkir mobil terlalu dekat dengan pantai.
  4. Bawa peralatan main pasir, karena seru banget main pasir di sini.
  5. Datang pada pagi hari atau siang hari.
  6. Perhatikan keselamatan

Saran untuk pengelola

  1. Buatkan petunjuk dari jalan besar/ jalan nasional. Kerjasama dengan dinas perhubungan untuk mencantumkan nama wisata tersebut di petunjuk jalan resmi dinas perhubungan.
  2. Buat gerbang parkir yang lebih representatif.
  3. Tata lagi penempatan pedagang. Kalau bisa dibuatkan tempat berdagang khusus.
  4. Berikan petunjuk keselamatan bagi pengunjung. Jalur evakuasi atau peringatan ombak dan sebagainya.

Secara umum sangat menyenangkan berlibur di tempat ini. Saya sampai betah, rasanya ndak mau pulang. Saya sangat menikmati liburan di tempat ini. Maju terus pariwistasa Kabupaten Tuban.

Blog ini menggunakan hosting dari Bahureksa Hosting & Domain Company. Dukung kami untuk menghadirkan konten yang baik dengan cara baca dan bagikan tulisan ini di media sosial kamu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

6 comments

  1. Salah satu tempat favorit saya, tat kala anu dengan si jum waktu itu. Pantainya bersih dan indah.. Airnya jernih nan biru.. Cocok di buat slurup di sini ?