Mau Bangkitkan Kenangan di Tuban, Yuk ke Pantai Boom!

Pantai Boom Tuban
Pantai Boom Tuban

Kenapa kenangan? Karena kenangan adalah satu-satunya hal yang bisa menjadi refleksi kita, bahwa kita pernah berbuat sesuatu di suatu tempat. Sambil dengarkan Ungu yang berjudul Jika itu yang Terbaik, saya persembahkan tulisan ini. tsaah. Tuban itu memiliki garis pantai yang luar biasa panjang, kurang lebih 50 KM membentang garis pantai dari ujung Palang sampai Bancar.

Liburan tahun baru imlek kemarin saya memiliki kesempatan mengunjungi Kabupaten yang eksotis ini. Tempat saya dilahirkan dan dibesarkan. Duh kok jadi melow gini. Saya mau cerita sebuah pantai yang kemarin saya kunjungi. Pantai yang legendaris yang siapapun yang pernah mencecap udara Tuban pernag mengunjunginya atau paling tidak mendengar namanya.

Nama pantai ini adalah pantai boom. Entah kenapa disebut pantai boom, apakah ada hubungannya dengan meriam yang mengarah moncongnya ke pantai tersebut atau ada sebab lain saya pun belum mengonfirmasinya. Apapunlah, yang penting pantai ini adalah icon pantai di Tuban. Ibarat komputer, pantai boom adalah pendiri Unix, Linux bahkan IBM. Senior eksotis dan legendaris, mungkin itu julukan yang pas.

Saya ke sana pada pagi hari. Dimanapun menikmati pantai itu ya pagi menjelang matahari terbit sama sore menjelang matahari terbenam, di Pantai Boom Tuban pun. Saya parkir tepat di depan gerbang masuk. Masih pagi masih lengang. Saya menuju ke loket pembayaran. Untuk satu orang dikenakan retrebusi sebesar Rp 1.500,-, sangat murah. Saya berdua sama istri. Jadi cuma butuh Rp 3.000,-.

Saya masuk di gerbang yang tanpa penjagaan, mungkin karena masih pagi. Soalnya beberapa kali ke sini selalu ada penjaganya kok. Setelah masuk saya disuguhi pemandangan sunrise yang menawan ditambah siluet perahu dan aktivitas nelayan yang menarik jala. Duh syahdu betul. Seakan semua kenangan terputar kembali di kepala tentang kehidupan saya sejak lahir sampai dewasa di Tuban.

Saya tengok ke kiri ada papan relief yang besar. Di papan tersebut ada relief mengenai cerita paman dan keponakan, Sunan Bonang dan Sunan Kalijaga. Cerita yang sangat merasuk ke dalam lubuk hati orang Tuban. Seorang anak Bupati yang bergelimang harta dan kuasa tiba-tiba membelot menjadi robin hood. Pembelotan ini berakhir ketika Sunan Kalijaga bertemu sosok bersahaja bernama Sunan Bonang. Selengkapnya Kamu bisa datang ke Pantai Boom dan melihat relief yang ada di sana.

Masuk terus ada biang lala kecil, tapi entah kapan beroperasinya. Soalnya saya belum pernah melihat biang lala ini beroperasi. Mungkin karena saya kalau ke Pantai Boom selalu pagi. Padahal biang lala ini sungguh menarik karena berada di antara pepohonan cemara yang memenuhi pantai ini. Jika kamu ada di titik teratas maka kamu akan melihat luasnya laut jawa yang dibatasi pantai boom ini.

Lanjut ke utara lagi, ada fasilitas batu kali. Batu yang untuk refleksi kaki itu lho. Silakan copot alas kakimu dan berjalan di atas susunan batu kali yang rapi ini, maka kamu akan rasakan sensasi pijitan yang enak. Waktu saya ke sana ada beberapa orang pengunjung pantai Boom yang memanfaatkan fasilitas ini. Oiya selama menelusuri pantai berbentuk dermaga ini, jangan lupa tengok ke arah laut karena mantab jaya pemandangannya.

Terus ke utara saya menemui gazebo-gazebo yang menghadap laut. Tempat yang cocok untuk menikmati pantai. Kamu bisa duduk-duduk dengan orang-rang terkasih sambil menikmati anugerah Allah yang diturunkan di Bumi Wali ini. Gazebo ini jumlahnya banyak dan berjejer sampai di ujung dermaga atau pantai. Jadi jangan khawatir nggak kebagian. Kamu bisa juga sih bawa kekuarga piknik makan bareng di gazebo ini.

Nah sampai di penghujung pantai boom, saya disuguhi pemandangan yang luar biasa. Pemandangan laut lepas dan ombak-ombak yang berkejaran. Hati-hati ya di ujung dermaga ini, kadang licin karena terimbas ombak yang kadang tinggi. Di sini juga banyak yang melakukan aktivitas memancing, ntah ini memang diijinkan atau seperti apa.

Pantai Boom Tuban ini sebenarnya telah mengalami perombakan besar dari yang sebelumnya hanya berupa dermaga yang dipakai sandar kapal-kapal nelayan lokal dan tidak rapih seperti sekarang. Sekarang bekas pelabuhan paling sibuk saat Majapahit menguasai Nusantara ini telah bertransformasi menjadi pantai yang paling populer di Tuban. Untuk kamu yang merantau pasti kangen kan sama pantai ini.

Tulisan ini menarik? Dukung kami untuk selalu memberikan konten yang menarik dengan terus membaca tulisan di Blog ini dan klik Daftar isi untuk membaca tulisan menarik lainnya.

8 thoughts on “Mau Bangkitkan Kenangan di Tuban, Yuk ke Pantai Boom!

  1. Tuban bumi wali yang penuh dengan kenangan, pantai boom salah satu kenangan dan saksi bahwa di tuban pernah ada pelabuhan perdagangan besar berskala internasional… Salam Kang Rudi, dari Tuban untuk ibu kota.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *