10 Comments

  1. Pilkada memang menguji kesabaran. Menguji kesabaran agar kita jangan saling hujat dan bermusuhan secara fisik dengan para pendukung lawan dari yang kita dukung.
    Tapi yo embuh lah… Yang namanya mencari untung tadi, banyak orang yang memanfaatkan kesempatan sehingga memunculkan emosi berlebih dari lawan.

  2. Pilkada sering membuat mumet ya Kang.
    Kecanggihan teknologi malah dimanfaatkan untuk menyebar hoax dan kebencian.
    Miris,
    Beda pilihan koq serasa beda bangsa. Malah kadang kadang serasa mau perang aja.
    Semoga kedepan, anak bangsa ini makin cerdas, tidak mudah untuk dimanfaatkan oleh pihak tertentu demi kepentingan golongannya.

  3. Kalo dulu2 beda pilihan itu wajar dan biasa saja. Entah kenapa sekarang jadi salong hujat dan menebarkan kebencian satu sama lain.
    Kalo diliat2 ya pilkada emg udh selesai, tapi ribut2nya masih berlangsung.
    Liat saja 2019 udh di depan mata juga.
    Huuft lelah.

  4. Bahkan kadang kalanya gara gara pilkada satu rumah beda pilihan aja ngak akur, Padahal jagonya udah akur semua. Ngeri kang priiii,, ujian pilkadaL ini 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *