32 Comments

  1. Filter yang baik terhadap berita dan kedewasaan para pendengar, pembaca, dan seluruh stakeholder berita sangat diperlukan. Karena kok ya kayaknya berita yang ndak bener justru lebih ‘laku’, ya…

  2. Aku memilih untuk merem setiap kali melihat isu politik yang bikin sakit kepala ini muncul di timeline media sosial aku.
    Jujur gara-gara banyaknya yang hobi ngirim berita hoax, belakangan kalo ada yang kirim tulisan agak panjang via WA aku jadi udah males duluan bacanya. Seringnya ga jadi aku baca deh. Karena udah berburuk sangka duluan nanti hoax…..

  3. Selamat Tahun 2017, semoga pengguna media sosial semakin bijak dalam menggunakan media sosial. Semakin tak ada potensi terpecah belahnya perkawanan juga di media sosial. πŸ™‚

  4. Iaaa bner banget mas, sudah terlalu banyak orang yang menyebarkan berita ya g belum yentu bener lewat grup whats app, dan memang harus ada pembelajaran untuk sdm itu sendiri bagaimana menyikapi hal tersebut dan bagaimana respon terhadap permasalahan yang ada di bumi indonesia tercinta.

    Makasih ya mas sudah mampir d blog saya, informasi ini bermanfaat..

    Hatur nuhun

  5. Ini semua gara-gara Adsense.
    Akibat orang ingin meraup untung banyak dari Adsensr, mereka menghalalkan segala cara untuk membuat orang mau mendatangi websitenya. Termasuk menyebarkan hoax.
    Untung Google sekarang makin pintar. Website yang dilaporkan menyebarkan hoax dan menyebarkan kebencian pun mulai diblokir.

    Sayangnya Google belum berkongsi dengan Whatsapp. Susah sekali memblokir penyebaran hoax melalui Whatsapp itu. Repotnya hoax dan kebencian disebarkan dalam bentuk Whatsapp Group. Group yang semula dibangun untuk tujuan silaturahmi pun jadi bersuasana panas gara-gara dikotori pesan-pesan kebencian. Mosok mau keluar dari Group? Putus silaturahmi dong?

    Mudah-mudahan UU ITE makin tegas. Semoga penyebar hoax kebencian lewat WA Group bisa dibikin jera.

  6. iya benar sekali kang, sebijaknya kita mesti klarifikasi dulu dan ditelaah dengan benar setiap berita yang menyebar. malu juga kalau ternyata berita yang kita share itu ternyata adalah hoax atau minimal isu saja.

  7. Saya terkadang tidak habis fikir tentang teman-teman saya yang membagikan berita yang aneh dari situs yang tidak jelas..

    ketika saya tegur mereka karena situs webnya tidak punya kredibilitas data yang baik,, mereka malah mencap saya beda aliran dengan mereka,…

    entah lah kenapa mereka dapat cepat terprofokasi

  8. Selamat tahun baru, Kang Rudi!
    Indonesia memang harus makin aware, termasuk dlm memilih info.
    Woro2 seperti ini memang perlu diviralkan terus.
    TFS, ya! πŸ™‚

  9. Nice Kang….. Tulisan seperti ini yang seharusnya banyak beredar. Biar masyarakat sadar agar jangan asal ngeshare berita hoax.

    Kebanyakan netizen sudah termakan tulisan judul yang bombastis dan tidak melihat apakah sumbernya bisa dipercaya atau tidak.

    Seharusnya netizen mulai membiasakan diri untuk mengeshare berita dari portal berita nasional saja.

  10. Aamiin semoga lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Lebih selektif, lebih kritis, lebih bijak sebelum menyebarkannya. Jangan sampe cuma baca sekilas langsung share terus ternyata hoax 😒

    Sepakaaat mas media sosial sedang menguji persatuan kita sebagai bangsa. Semogaa bisa melewati ujian dengan makin baik di tahun 2017 ini. Selamat melanjutkan perjuangan, selamat berbenah 😊

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *